♥♥♥
Ada waktu dimana orang datang bersileweran dengan kenangan serta kesenangan namun tak berkesan
Tapi,
Ada satu ketika dimana seseorang mondar mandir dengan kesenangan berkesan hingga mau tak mau menjadi kenangan
Sebut saja itu kehendak semesta yang disebut takdir
Dan kamu datang satu paket lengkap diposkan padaku
Kamu naskah tak terduga sebelumnya
Tapi aku tetap pemeran pembantu terbaik, tidak akan jadi pemeran utama meski jutaan latihan ku coba
Jarak terjauh menjadi dekat, kita arungi setiap malam
Suaramu menjadi sapaan setiap waktu
Genggaman mu sembari memutar kemudi, menjadi rutinitasku ahir ahir ini
Terlalu cepat? Ya mungkin bisa saja
Aku cuma mencoba pasrah,
Kamu menjadi kebiasaanku, rutinitasku, alurku dan pasanganku
Menyusuri jalan jalan tanpa nama, dikota kelahiranku
Meresapi setiap makna dari sudut bibirmu
Mencari tempat mengadu baru, tuk sujud seirama diantara kumandang senja
Salahkah aku ? Mungkin ia
Masuk dan terjebak, duduk dan tersenyum disetiap ada kamu
Aromamu , hal hal kebiasaanmu menjadi terlalu biasa
Memelukmu manja bahkan bisa buatku tenang
Hanya saja aku harus kembali dengan akal sehat
Jangan terlalu mabuk nanti kepayang hingga tak mau lepas
Karna rasa ini satu paket pula posnya dengan kardus yang disebut sakit hati
Kau akan menjebakku kemudian membuangku, itu yang kusadari meski aku terlalu nyaman
Meski aku terlalu riang
aku mencoba mengontrol hati selaras dengan logika
Karna pemeran pembantu tak akan bisa sejajar dengan pemeran utama meski hatimu besar








Tidak ada komentar: