Lelaki ke 14

|

Ada pertemuan yang dipanjatkan lima waktu tapi tak diamini semesta

Namun

Ada pula pertemuan yang bahkan tak pernah terpikir malah didorong oleh semesta

...

Andai aku mengignore permintaan multichat itu mungkin aku tak akan bisa berbagi tawa denganmu seperti sekarang

Andai aku tak menginvite kontakmu sebelum kau left dari multichat tak jelas itu mungkin aku tak akan bisa memelukmu seperti ahir ahir ini

Andai kau tak menyapa dan bertanya 'kamu teman sd ku?' Mungkin aku tak akan bisa mendengar suaramu seperti hari hari yang kulalui kini

Yah tangan Tuhan sangat manis dan diluar alur mimpiku

Kita tak pernah saling mengenal bahkan tak tau satu sama lain saat ingusan

Andai aku selalu mengabaikan bbm bbm sepelemu mungkin sampe sekarang kamu dan aku bukan siapa siapa

Andai kau tak marah atas masalah perkumpulan bocah itu mungkin sampai sekarang kamu dan aku tak pernah bertemu

Andai aku tak mengirim Voice note memalukan yang sering kau jadikan senjatamu menyerangku mungkin kau tak akan menyadari ketulusanku saat itu

Andai kau tak mengamini tantanganku, datang melihatku dengan rol penuh dirambut pukul 11 mungkin sampai sekarang kamu dan aku tak pernah bergenggam di sepanjang jalan

Andai kau tak menantangku dengan hal bodoh pertama dalam hidupku itu, mungkin kita sekarang tak akan pernah punya kenangan bersama

Andai kau tak memberi berbagai kejutan manis, nasihat pembungkam ku mungkin aku tak akan pernah jatuh cinta padamu

Dan andai takdir tidak berpihak padaku setidaknya aku bersyukur pernah menjadi  isi dalam hidupmu

By Mimie Vinnetta on 07.42. Filed under . Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Tidak ada komentar:

Leave a Reply