Sepucuk Surat untuk Tuhan
Selamat malam Tuhan, Maaf aku mengetuk pintumu selarut ini Ada yang aku ingin bicarakan denganMu Berdua saja , hanya antara kita Malam ini aku benar benar letih Kali ini aku tengah kepayahan Makanya aku berlari padamu; sandaranku, pengampunku serta penyejukku Maaf aku melupakanMu beberapa saat ini Aku terlalu disibukan dunia ciptaanMu hingga kadang terlupa memuji keagunganMu dalam kalam kalam indah Aku terlena dihisap dosa yang kubuat sendiri Menangisi hal sepele yang disebut pelajaran berkorban tuk gapai keikhlasan Maafkan aku Tuhan atas tingkah liarku ahir ahir ini Kegilaanku ditelan perasaan semu yang kukira pelangi keabadian Gembalakan aku kejalan benarMu Tuhan Aku sudah tersesat dikehausan gurun pasir Aku kegelapan diantara sunyi sepi berbisik Aku sudah terlalu jauh lari dariMu Tuhan Tepikan aku, berhentikan aku, tuntun aku ke belokan kanan Maafkan salahku Tuhan, Jatuhkan aku ke tangan yang tepat, yang bisa tuntun aku benar bersamaMu Diselimuti dinginnya langit bulir bulir air penyesalan ini berpadu disimpuhku Memohon kebesaranMu tuk beri kesempatan menjadi pribadi baik dengan kebaikan yang selalu jadi label mereka untukku Jadikan aku penghuni surgamu, aku takut dipecut di jilatan api abadiMu Selamatkan aku dari mereka yang bawa aku kepintu penuh lentera semu bermuka datar Salahku terlalu besar, sudikah KAU maafkan si kecil ini? Sekali lagi maaf sudah meminta di kesunyian ini Kirimkan malaikatmu sekali lagi, biarkan mereka jadi sandaranku hingga ku kuat Terimakasih Tuhan, atas semua hidup ini Atas mereka yang selalu hadir disisiku Terimakasih Engkau terus biarkan aku bahgya ,jagakan mereka. Sayangi mereka sebesar kebahgyaan yang mereka hadirkan bahkan kalau bisa lebih Sukurku atas penghidupan hebat ini dengan segala jalan cerita berkelok ini Meski tak sempurna tapi aku bahgya karna telah dilahirkan menjadi sosok ini, Jika aku disuruh memilih aku tak ingin berganti peran karena peranku ini sudah tenar dan mendapat penghargaan setidaknya bagiku sendiri Terima kasih Tuhan sudah pinjamkan waktumu sejenak Kumohon jangan lupakan aku Sentil aku ketika aku mulai berpaling








Tidak ada komentar: